Lifestyle

Ubi Cilembu vs Ubi Jalar Biasa, Apa Bedanya?

×

Ubi Cilembu vs Ubi Jalar Biasa, Apa Bedanya?

Sebarkan artikel ini
FotoJet 19
Ubi Cilembu.

KITAINDONESIASATU.COM – Ubi Cilembu merupakan salah satu jenis ubi jalar khas dari Desa Cilembu, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Ciri khas dari ubi ini terletak pada rasa manisnya yang membedakannya dari ubi jalar pada umumnya.

Rasa manis tersebut muncul dari cairan lengket menyerupai madu yang keluar saat ubi dipanggang. Karena itu, masyarakat juga mengenalnya dengan sebutan ubi madu.

Menurut penelitian, tingkat kemanisan ubi Cilembu dipengaruhi oleh lokasi budidaya dan masa penyimpanan.

Biasanya, ubi ini disimpan hingga tiga minggu sebelum diolah.

Baca Juga  Apa Itu Brain Rot? Pengertian dan Cara Menghindarinya

Proses penyimpanan tersebut meningkatkan kadar gula dan membuat rasanya semakin legit.

Dari segi nutrisi, kandungan ubi Cilembu mirip dengan ubi jalar lain, hanya saja karbohidratnya lebih tinggi.

Setiap 100 gram ubi Cilembu mengandung kurang lebih 20 gram karbohidrat, jumlah ini lebih tinggi dibandingkan ubi jalar biasa yang hanya sekitar 17,7 gram. Kendati demikian, keduanya sama-sama memiliki kandungan gizi penting, seperti protein, serat, vitamin A, vitamin C, kalsium, magnesium, fosfor, serta kalium.

Beta karoten pada ubi ini juga memberi warna cerah sekaligus bermanfaat bagi kesehatan.

Baca Juga  Memahami Pilihan Makanan Sehat, dari Nasi Putih ke Multi Grain Rice

Berkat kandungan gizinya, ubi Cilembu memiliki banyak manfaat bagi tubuh.

Yang pertama, kandungan seratnya berperan membantu memperlancar sistem pencernaan sekaligus mencegah terjadinya sembelit.

Kedua, ubi ini rendah kalori sehingga cocok untuk program diet, apalagi seratnya memberi rasa kenyang lebih lama. Ketiga, beta karoten di dalamnya dapat mendukung kesehatan mata sekaligus mencegah rabun senja. Selain itu, serat dan kalium pada ubi Cilembu turut berperan menurunkan kolesterol dan tekanan darah, sehingga baik untuk menjaga kesehatan jantung.

Menariknya, meski rasanya manis, ubi ini tetap aman bagi penderita diabetes karena indeks glikemiknya sedang.

Baca Juga  Kode Redeem Garena Free Fire Hari Ini, 30 April 2025: Simak Cara Klaim Skin, Berlian, dan Item Premium

Flavonoid yang terkandung di dalamnya berfungsi menjaga kestabilan kadar gula darah.

Lebih jauh, antioksidan seperti beta karoten juga diduga berpotensi melawan radikal bebas dan memperlambat perkembangan sel kanker.

Agar manfaatnya maksimal, ubi Cilembu sebaiknya diolah dengan cara dikukus atau dipanggang tanpa tambahan minyak maupun garam.

Untuk menentukan porsi yang sesuai dengan kondisi kesehatan, sebaiknya konsultasikan ke dokter atau ahli gizi.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *