“Biasanya, para alumni PGSD nantinya mengajar di tingkat SD. Meskipun ada pula yang menjadi guru SMP dan SMA,” tuturnya.
Sejarah UNJ
Universitas Negeri Jakarta mulanya bernama IKIP (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Jakarta, yang berdiri pada 1964 lalu. Lokasinya terletak di Jalan Rawamangun Muka Raya, Jakarta Timur, Jakarta.
IKIP Jakarta kemudian, sejak 4 Agustus 1999, berubah menjadi Universitas Negeri Jakarta berdasarkan Keppres 093/1999 tanggal 4 Agustus 1999.
Peresmiannya sendiri dilakukan kala itu oleh Presiden Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie, pada 31 Agustus 1999, di Istana Negara Jakarta.
Jauh sebelumnya, UNJ bermula, setelah Indonesia merdeka pemerintah merasa perlu memiliki jumlah guru yang banyak.
Kemudian, diadakanlah berbagai kursus pendidikan guru. Sekitar tahun 1950-an, pada jenjang di atas pendidikan menengah diselenggarakab kursus-kursus bersertifikat B-I, B-II, dan PGSLP.
Yang nantinya disiapkan sebagai tenaga pengajar di sekolah-sekolah dari tingkat dasar hingga lanjutan.
Merasa kurang kalau hanya melalui pendidikan kursus-kursus saja. Empat tahun kemudian, pada 1954, pemerintah melalui Keputusan Menteri P dan K (Pendidikan dan Kebudayaan) Nomor 382/Kab tahun 1954 mendirikan Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG).




