KITAINDONESIASATU.COM – Dalam rangka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Bandung tahun 2025, pemerintah kota memperkenalkan Tes Terstandar Daerah sebagai bagian dari Jalur Prestasi. Tes ini ditujukan bagi calon peserta didik yang ingin menunjukkan kemampuan akademiknya melalui jalur non-rapor atau non-lomba.
Apa Itu Tes Terstandar Daerah?
Tes Terstandar Daerah adalah ujian berbasis komputer (CBT) yang digunakan untuk menilai kemampuan literasi dan numerasi siswa secara objektif. Ujian ini tidak berbentuk tes tertulis manual, melainkan dilakukan dengan perangkat komputer yang disediakan langsung oleh sekolah pelaksana. Setelah tes, hasil atau skor akan langsung muncul di layar peserta.
Tes ini tidak wajib bagi semua peserta jalur prestasi. Siswa dengan nilai rapor tinggi atau sertifikat prestasi lomba bisa memilih Jalur Prestasi Nilai Rapor atau Jalur Prestasi Hasil Lomba tanpa perlu mengikuti tes ini. Namun, bagi siswa yang tidak memiliki dokumen pendukung, tes ini menjadi opsi utama untuk menunjukkan kemampuan akademik mereka secara langsung.
Jadwal Tes Terstandar Daerah SPMB Kota Bandung 2025
Pelaksanaan tes dijadwalkan antara 30 Juni hingga 4 Juli 2025. Berikut adalah garis waktu penting terkait SPMB 2025:
5 Mei 2025: Pengumuman pendaftaran SPMB
5–9 Mei: Pendataan RMP (Rekomendasi Mutu Pendidikan)
12–16 Mei: Verifikasi dan validasi data RMP
23 Mei: Penetapan siswa baru RMP hasil pemetaan
19 Mei–20 Juni: Pendataan calon siswa baru
23–27 Juni: Pendaftaran Jalur Domisili, Afirmasi, Prestasi, dan Mutasi
30 Juni–4 Juli: Pelaksanaan Tes Terstandar Daerah
7 Juli: Pengumuman hasil seleksi
8–9 Juli: Daftar ulang
14 Juli: Hari pertama masuk sekolah
Peserta hanya perlu mengikuti tes sekali di sekolah yang ditetapkan panitia. Lokasi ujian akan diumumkan lebih lanjut.
Materi Tes Terstandar Daerah
Tes ini terdiri dari 40 soal pilihan ganda yang harus diselesaikan dalam waktu 90 menit. Soal memiliki tingkat kesulitan dan bobot nilai yang berbeda-beda. Materi yang diujikan meliputi:
Literasi: Kemampuan memahami, menganalisis, dan mengevaluasi teks, termasuk aspek tata bahasa dan logika verbal.
Numerasi: Kemampuan matematika dasar, pemecahan masalah, serta penalaran kuantitatif.
Karena tujuannya adalah untuk menilai potensi akademik secara menyeluruh, siswa diimbau untuk berlatih soal-soal literasi dan numerasi sebelum mengikuti tes.
Dua Jalur Prestasi yang Bisa Dipilih
SPMB Kota Bandung 2025 membuka dua pilihan jalur prestasi:
Jalur Prestasi Nilai Rapor: Untuk siswa dengan nilai rapor yang tinggi. Tidak perlu ikut Tes Terstandar Daerah, cukup unggah dokumen nilai.
Jalur Prestasi Hasil Lomba: Untuk siswa dengan prestasi akademik atau non-akademik (olahraga, seni, hafalan Al-Qur’an, dll). Dokumen sertifikat diperlukan, tapi tidak wajib ikut tes.
Melalui dua jalur ini, siswa berprestasi dapat masuk ke sekolah tujuan tanpa melalui persaingan Jalur Umum seperti Domisili atau Afirmasi.




