KITAINDONESIASATU.COM – Sholat sunnah Tasbih umumnya dikerjakan pada bulan Ramadan. Sebagian masyarakat muslim di Indonesia menjadikan sholat Tasbih sebagai saran untuk mendapatkan lailatul qadr di bulan Ramadan.
Sholat sunnah Tasbih berisi kalimat tasbih secara khusus, yang dikarenakan untuk mentasbihkan (mensucikan) Allah secara khusus.
Dalam setiap rakaat, Tasbih yang diucapkan adalah 75 kali, sehingga dalam empat raka’at sholat sunnah Tasbih yang dikerjakan, maka akan diucapkan 300 kali Tasbih.
Waktu pelaksanaan sholat Tasbih dapat dilakukan kapan saja, baik siang hari ataupun malam hari, sepanjang tidak pada waktu yang dilarang untuk sholat.
Sholat Tasbih terdiri dari 4 rakaat. Jika dilaksanakan pada siang hari maka sholat Tasbih dilakukan empat rakaat dengan satu kali salam. Sementara jika dilaksanakan 4 rakaat namun 2 rakaat masing-masing dengan satu salam.
Berikut bacaan Tasbih:
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ
Teks latin: Subhaanallaah wal hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu Akbar, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil azhiimi.
Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (izin) Allah yang Maha TinggilagiMaha Agung”.
Niat sholat Tasbih
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى
Teks latin: Ushallii sunnatat-Tasbiihi rak’ataini lillaahi Ta’aalaa.
Artinya: “Aku berniat melaksanakan sholat sunnah Tasbih, sebanyak dua rakaat semata-mata karena Allah Ta’ala”.
Pelaksanaan sholat Tasbih 4 rakaat dengan 2 kali salam:
A. Rakaat Pertama
Niat Mengerjakan sholatTasbih
Melakukan Takbiratul Ihram
Membaca doa Iftitah
Membaca kalimat Ta’awudz
Membaca surat al-Fatihah
Membaca surat tertentu dalam Al-Qur’an (yang utama surat-surat pendek). Namun, ada juga sebagian ulama yang menyatakan bahwa tidak perlu membaca surat tertentu setelah membaca surat al-Fatihah
Membaca Tasbih sebanyak 15 kali
Membaca Takbir, lalu ruku’. Dalam ruku’ hendaklah dibaca kalimat Tasbih sebanyak 10 kali
Bangun dari ruku’ (I’tidal) kemudian membaca Tasbih sebanyak 10 kali
Melakukan Sujud, seraya membaca Tasbih sebanyak 10 kali
Duduk di antara dua sujud dan membaca Tasbih sebanyak 10 kali
Melakukan sujud kedua seraya membaca Tasbih sebanyak 10 kali
Bangkit dari sujud, sebelum berdiri ke raka’at kedua membaca Tasbih sebanyak 10 kali
Takbir dan berdiri
B. Rakaat Kedua
Membaca surat al-Fatihah
Membaca surat tertentu dalam al-Qur’an (yang utama surat-surat pendek). Namun, ada juga sebagian ulama yang menyatakan bahwa tidak perlu membaca surat tertentu setelah membaca surat al-Fatihah
Membaca Tasbih sebanyak 15 kali
Membaca Takbir, lalu ruku’. Dalam ruku’ membaca kalimat Tasbih sebanyak 10 kali
Bangun dari ruku’ (I’tidal), membaca Tasbih sebanyak 10 kali
Melakukan Sujud seraya membaca Tasbih sebanyak 10 kali
Duduk di antara dua sujud dan membaca Tasbih sebanyak 10 kali
Melakukan sujud kedua seraya membaca Tasbih sebanyak 10 kali
Duduk tahiyyat akhir dan membaca Tasbih sebanyak 10 kali.
Salam
Dua rakaat selanjutnya mengulang rangkaian tata cara di atas, mulai niat hingga salam.
Nah, demikianlah tata cara sholat Tasbih, semoga membantu. (*)


