Lifestyle

PANDUAN LENGKAP! Tata Cara Sholat Idul Fitri yang Benar: Mulai Niat hingga Bacaan di Sela-sela Takbir

×

PANDUAN LENGKAP! Tata Cara Sholat Idul Fitri yang Benar: Mulai Niat hingga Bacaan di Sela-sela Takbir

Sebarkan artikel ini
Tata Cara Sholat Idul Fitri yang Benar (Pixabay/Anggia Giscka Ganesya)
Ilustrasi.

KITAINDONESIASATU.COM – Berikut ini panduan lengkap tentang rata cara sholat Idul Fitri yang benar, mulai dari bacaan niat hingga bacaan di sela-sela takbir.

Hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa menjadi momen yang dinanti oleh umat Islam.

Sholat Idul Fitri adalah bagian dari rangkaian ibadah yang dilakukan pada hari raya sebagai wujud syukur kepada Allah SWT.

Sholat ini memiliki keistimewaan tersendiri karena hanya dilakukan setahun sekali. Oleh karena itu, penting untuk memahami tata cara pelaksanaannya agar sesuai dengan tuntunan syariat.

Berikut adalah panduan lengkap tata cara sholat Idul Fitri, mulai dari niat hingga khutbah setelah sholat.

Tata Cara Sholat Idul Fitri yang Benar

1. Niat Sholat Idul Fitri

Sholat Idul Fitri diawali dengan niat dalam hati. Jika bertindak sebagai makmum, maka niatnya ditambah dengan lafaz ma’muman, sedangkan jika menjadi imam, ditambah dengan lafaz imâman.

“Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak’ataini (ma’mûman/imâman) lillahi ta’ala.”

Artinya: “Aku niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat (sebagai makmum/imam) karena Allah Ta’ala.”

Baca Juga  Kapan Puasa Syawal 2025? Simak Besaran Pahala dan Bacaan Niat Arab Latin

Meskipun melafalkan niat adalah sunnah, yang wajib adalah adanya maksud dalam hati untuk menunaikan sholat Idul Fitri dengan sadar dan sengaja.

Sholat ini dilakukan tanpa azan dan iqamah, cukup dengan seruan ash-shalâtu jâmi‘ah sebagai tanda dimulainya sholat.

2. Takbiratul Ihram dan Takbir Tambahan

Seperti sholat lainnya, sholat Idul Fitri diawali dengan takbiratul ihram. Setelah itu, disunnahkan melakukan takbir tambahan sebanyak tujuh kali pada rakaat pertama. Di antara setiap takbir, dianjurkan membaca:

“Allahu akbar kabira, wal hamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukratan wa ashila.”

Atau membaca:

Baca Juga  Tata Cara Salat Idul Fitri Lengkap dengan Niatnya

“Subhanallah wal hamdu lillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar.”

3. Membaca Al-Fatihah dan Surah Pendek

Setelah takbir tambahan, bacaan yang wajib dilakukan adalah Surah Al-Fatihah. Setelahnya, dianjurkan membaca Surah Al-A’la.

Selanjutnya, sholat dilanjutkan dengan gerakan ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, hingga kembali berdiri untuk rakaat kedua.

4. Rakaat Kedua dan Takbir Tambahan

Pada rakaat kedua, sebelum membaca Al-Fatihah, disunnahkan kembali melakukan takbir tambahan sebanyak lima kali dengan bacaan yang sama seperti pada rakaat pertama.

Setelah itu, membaca Surah Al-Fatihah dan dianjurkan membaca Surah Al-Ghasyiyah. Selanjutnya, sholat dilanjutkan dengan ruku’, sujud, hingga salam.

Baca Juga  Doa Mensyukuri Atas segala Nikmat, Amalkan Akan Bertambah Kenikmatan!

Perlu diketahui bahwa takbir tambahan ini hukumnya sunnah. Jika seseorang lupa melakukannya, sholatnya tetap sah.

5. Mendengarkan Khutbah Idul Fitri

Setelah sholat selesai, jamaah disunnahkan untuk mendengarkan khutbah Idul Fitri yang disampaikan oleh khatib. Khutbah ini terdiri dari dua bagian yang dipisahkan dengan duduk sejenak.

Dalam khutbah pertama, khatib disunnahkan memulai dengan takbir sembilan kali, sedangkan dalam khutbah kedua, dimulai dengan takbir tujuh kali.

Dengan memahami tata cara sholat Idul Fitri yang benar, ibadah ini dapat dijalankan dengan khusyuk dan sempurna.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *