KITAINDONESIASATU.COM – Ketika kita sholat terkadang muncul pikiran apa saja, sehingga menjadi lupa dan ragu sudah bilangan rakaat berapa yang dilaksanakan. Nah, yang mesti dilakukan adalah sujud sahwi, dan bagaimana tata cara dan bacaan sujud sahwi?
Sujud sahwi adalah sujud yang dilakukan ketika seorang muslim melakukan kesalahan dalam sholat atau ragu dengan bilangan rakaat yang sudah dikerjakan. Sujud sahwi dilakukan sebelum salam, dan dilakukan dua kali sebagaimana sujud biasa. Sebelum sujud sahwi mengucapkan takbir ”Allahu Akbar”.
Namun takbir di sini adalah bukan mengangkat tangan, cukup hanya mengucapkan Allahu Akbar saja, lalu sujud sahwi.
Berikut bacaan sujud sahwi:
سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُوْا
Teks Latin: Subhana man laa yanaamu walaa yashu.
Artinya: “Maha Suci Allah yang tidak tidur dan tidak lupa.”
Anjuran melakukan sujud sahwi didasarkan pada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud:
إذا شك أحدكم فلم يدر أصلى ثلاثا أم أربعا فليلق الشك وليبن على اليقين وليسجد سجدتين قبل السلام ، فإن كانت صلاته تامة كانت الركعة ، والسجدتان نافلة له ، وإن كانت ناقصة كانت الركعة تماما للصلاة ، والسجدتان يرغمان أنف الشيطان
Artinya: “Ketika kalian ragu, tidak ingat apakah telah melakukan sholat tiga rakaat atau empat rakaat maka buanglah rasa ragu itu dan lanjutkanlah pada hal yang diyakini (hitungan tiga rakaat) dan hendaklah melakukan sujud dua kali sebelum salam. Jika sholat tersebut sempurna maka tambahan satu rakaat dihitung (pahala) baginya dan dua sujud merupakan kesunnahan baginya, jika ternyata sholatnya memang kurang satu, maka tambahan satu rakaat menyempurnakan shalatnya dan dua sujud itu untuk melawan kehendak syaitan.” (*)




