Lifestyle

Tari Singo Ulung: Warisan Budaya Ikonik dari Bondowoso

×

Tari Singo Ulung: Warisan Budaya Ikonik dari Bondowoso

Sebarkan artikel ini
TARI SINGO ULUNG
Tari Singo Ulung, dari Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

KITAINDONESIASATU.COM – Tari Singo Ulung merupakan salah satu bentuk kesenian tradisional yang berasal dari Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Tarian ini rutin dipentaskan setiap tahun dalam rangka memperingati Hari Jadi Bondowoso yang jatuh pada tanggal 16 Agustus.

Asal-usul tarian ini berkaitan erat dengan tokoh bernama Singo, seorang pria yang berasal dari wilayah Blambangan.

Dalam perjalanannya, Singo melarikan diri dari Blambangan untuk menyelamatkan diri dan akhirnya menetap di Desa Blimbing, Kecamatan Klabang, Bondowoso.

Setibanya di desa tersebut, Singo bersama istrinya, Nyi Moena, serta seorang tokoh masyarakat bernama Ki Jasiman, bekerja sama membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Singo dikenal sangat peduli terhadap kebutuhan warga, terutama dalam hal pertanian dan kesejahteraan sosial.

Berkat dedikasi dan kepemimpinannya, masyarakat akhirnya menunjuk Singo sebagai kepala desa pertama di Blimbing.

Dalam upayanya melestarikan budaya dan mempererat hubungan sosial masyarakat, Singo mencetuskan ide untuk menciptakan sebuah tarian rakyat bernama “Singo Ulung”.

Tarian ini dimainkan oleh dua orang dan diiringi musik tradisional khas yang mampu memikat perhatian para penonton.

Seiring waktu, kesenian ini menjadi bagian penting dari tradisi lokal, khususnya dalam upacara adat “Bersih Desa Blimbing” yang diselenggarakan setiap tahun pada bulan Sya’ban atau Ruwah dalam penanggalan Jawa.

Tari Singo Ulung kini menjadi ikon budaya Bondowoso dan sering ditampilkan bersama kesenian lokal lainnya seperti Pojian dan Ojung.

Warisan budaya ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga simbol sejarah, solidaritas dan identitas masyarakat Desa Blimbing dan Bondowoso secara umum.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *