“Yang terbaik untuk kesehatan adalah menghindari atau setidaknya mengurangi secara signifikan konsumsi daging olahan, minuman manis, dan lemak trans,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa tidak ada ambang batas aman untuk konsumsi daging olahan—bahkan jumlah kecil pun membawa risiko.
Apa yang Harus Dilakukan?
Peneliti menyarankan masyarakat untuk:
-Mengganti daging olahan dengan protein nabati seperti kacang-kacangan atau tahu.
-Mengurangi konsumsi minuman berpemanis dan memilih air putih atau infused water.
-Menghindari makanan cepat saji dan produk tinggi lemak trans, seperti margarin dan makanan kemasan.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat, hasil penelitian ini diharapkan menjadi peringatan keras akan bahaya laten dari konsumsi makanan olahan yang sering dianggap sepele.***



