KITAINDONESIASATU.COM – Sebuah studi Australia terbaru memicu kehebohan setelah menemukan bahwa pria yang terpapar asap rokok saat masih kecil dapat mewariskan masalah kesehatan paru-paru kepada anak-anaknya.
Temuan itu menegaskan bahwa bahaya merokok tidak berhenti pada perokok, tetapi bisa menembus hingga ke generasi berikutnya.
Studi Australia: Paparan Asap Rokok Rusak Paru-Paru Anak
Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal medis Thorax menunjukkan bahwa paparan asap rokok di masa kanak-kanak berdampak panjang, memengaruhi fungsi paru-paru anak hingga mereka dewasa.
Bahkan, masalah itu dapat diwariskan ke generasi berikutnya, menandai temuan serius dari studi Australia ini.
Risiko 56% Lebih Tinggi Alami Gangguan Paru-Paru
Para peneliti menemukan bahwa anak yang orang tuanya pernah terpapar asap rokok saat kecil, 56% lebih mungkin mengalami gangguan kesehatan paru-paru ketika memasuki usia 50-an.
Fakta itu muncul dari studi Australia yang meneliti 890 orang tua sejak tahun 1960-an dan melacak dampaknya hingga ke generasi anak mereka.




