KITAINDONESIASATU.COM – Kisah alegori satir legendaris dari George Orwell, Animal Farm, siap menggebrak layar bioskop dengan format animasi tahun depan. Meskipun sudah berusia 8 dekade sejak terbit tahun 1945, novel klasik ini tetap relevan karena menyoroti kekuasaan, propaganda, dan ketimpangan politik yang tak lekang oleh waktu.
Pengumuman resmi proyek ini datang dari akun Instagram studio animasi Cinesite (@cinesite) pada Sabtu lalu (13/12). Mereka juga sudah memastikan tanggal tayang perdana film ini: 1 Mei 2026 di Amerika Serikat.
“Kami bangga luar biasa dengan tim animasi di Cinesite dan berterima kasih kepada @andyserkis atas kepercayaannya. Menghidupkan Animal Farm lewat animasi adalah kehormatan besar, dan kami tidak sabar dunia melihat bakat luar biasa para seniman kami,” tulis Cinesite.
Andy Serkis, yang sebelumnya dikenal lewat perannya sebagai Gollum di Lord of The Rings dan Caesar di Planet of The Apes, akan duduk di kursi sutradara sekaligus ikut mengisi suara. Proyek ini juga diproduseri oleh Adam Nagle, Dave Rosenbaum (Aniventure), dan Jonathan Cavendish (Imaginarium Productions).
Tak kalah menarik, film animasi ini menghadirkan deretan bintang pengisi suara top: Seth Rogen, Glenn Close, Woody Harrelson, Steve Buscemi, hingga Kieran Culkin. Andy Serkis pun turut ambil bagian sebagai pengisi suara.
Sebelumnya, adaptasi animasi ini telah tayang perdana di Annecy International Animation Film Festival 2025, festival animasi bergengsi dunia yang menjadi barometer kualitas film animasi internasional.
Ini bukan pertama kali Animal Farm diadaptasi. Versi animasi pertama muncul pada 1954, kemudian diadaptasi dalam live-action televisi pada 1999. Kali ini, film animasi terbaru dijanjikan tetap mempertahankan tema kritik sosial, kekuasaan, dan pengkhianatan yang menjadi ciri khas novel Orwell. Adaptasi ini diharapkan memperkenalkan kisah klasik ini ke generasi baru penonton.
Sinopsis Animal Farm
Animal Farm bercerita tentang pemberontakan hewan di Peternakan Manor melawan Tuan Jones, terinspirasi oleh pidato Old Major tentang kehidupan tanpa penindasan manusia.
Setelah Old Major wafat, dua babi cerdas, Snowball dan Napoleon, memimpin revolusi, mengusir Jones, dan mengganti nama peternakan menjadi Animal Farm. Awalnya, semua hewan bekerja sama, menetapkan tujuh aturan kesetaraan, dan membangun harapan akan masyarakat adil, termasuk rencana kincir angin gagasan Snowball.
Namun, konflik kekuasaan muncul ketika Napoleon mengusir Snowball dengan bantuan anjing terlatih dan memerintah diktator. Aturan diubah, propaganda disebarkan, babi hidup lebih istimewa, sementara hewan lain menderita. Kesetiaan Boxer dikhianati saat ia dijual ketika sakit, dan pada akhirnya, para babi bertingkah seperti manusia, membuat hewan lain tak bisa membedakan antara penindas lama dan baru.
Cerita ini adalah kritik tajam Orwell terhadap pemerintahan totaliter, khususnya rezim Joseph Stalin di Uni Soviet. Napoleon mewakili Stalin yang kejam, sedangkan Snowball melambangkan Leon Trotsky yang idealis namun diusir. Salah satu kutipan paling ikonik:
“Semua hewan setara, tapi beberapa ada yang lebih setara dari yang lain.”
Ungkapan ini mengkritik kemunafikan dan korupsi elit yang mengklaim menerapkan prinsip kesetaraan tapi justru memegang semua kekuasaan. (*)
