Keempat: hindari aktivitas seperti membakar sampah, kayu bakar dan merokok. Tak kalah pentingnya kurangi penggunaan pribadi.
Kelima: tetap up to date dengan informasi kualitas udara di daerah anda.
Selain itu ketahui pula kelompok sensitif terhadap paparan polusi. Antara lain anak-anak, lansia, orang dengan penyakit pernapasan seperti asma, bronkitis dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), orang dengan penyakit jantung serta ibu hamil.
Tak ketinggalan selalu cek kualitas udara melalui website BMKG atau aplikasi pemantau kualitas udara lainnya.
Demikian info soal kualitas udara di perkotaan memburuk, dan 5 tips hindari paparan polusi, semoga bermanfaat.***




