Lifestyle

Perjalanan ke Ekas dan Tanjung Luar: Pesona Laut dan Tradisi Nelayan di Lombok

×

Perjalanan ke Ekas dan Tanjung Luar: Pesona Laut dan Tradisi Nelayan di Lombok

Sebarkan artikel ini
FotoJet 12 3
Perjalanan ke Ekas dan Tanjung Luar

KITAINDONESIASATU.COM – Perjalanan dari Batu Nampar ke wilayah pesisir timur Lombok membawa kita menuju dua desa nelayan, Ekas dan Tanjung Luar.

Untuk mencapai Ekas, perjalanan berlanjut ke utara hingga dekat Ganti, lalu berbelok ke selatan melewati Jerowaru.

Jalan menuju desa ini cukup baik meskipun belum beraspal, membentang di sepanjang hamparan garam dan perbukitan rendah yang menghiasi lanskap pesisir.

Ekas terletak di pantai timur Teluk Awang dan menawarkan keindahan alam yang memikat.

Dari sini, wisatawan dapat menyewa kano bermotor untuk perjalanan kembali ke Batu Nampar melalui jalur laut.

Sementara itu, untuk menuju Tanjung Luar, perjalanan dilanjutkan ke timur dari Ganti, melewati Keruak hingga tiba di pesisir.

Desa ini dihuni oleh masyarakat Bugis yang bermigrasi dari Sulawesi Selatan dan sebagian besar berprofesi sebagai nelayan.

Cumi-cumi menjadi tangkapan utama mereka, terutama pada musim panen dari Oktober hingga April.

Di sepanjang pantai berpasir hitam yang berkelok, ratusan perahu kecil berjajar, sementara beberapa perahu besar bersandar di dekat dermaga.

Saat air surut, warga desa sering mencari kerang di terumbu karang datar.

Namun, wisatawan perlu berhati-hati karena beberapa area pantai digunakan sebagai tempat pembuangan.

Dari Tanjung Luar, wisatawan bisa menyewa perahu untuk menjelajahi Tanjung Ringgit, yang terletak di ujung tenggara Lombok.

Saat kembali dari perjalanan, jangan lupa singgah di Keruak untuk menyaksikan langsung proses pembuatan kano tradisional.

Para pengrajin bekerja di sepanjang sisi selatan jalan utama, menciptakan perahu kayu dengan teknik warisan turun-temurun.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *