KITAINDONESIASATU.COM – Perut buncit ternyata bukan disebabkan karena terlalu banyak makan nasi seperti yang selama ini disampaikan. Ternyata, selain karena faktor usia dan genetika, buncit yang dialami itu ternyata disebabkan karena beberapa hal.
Ahli nutrisi dari The Nutrition Twins, Tammy Lakatos Shames dan Lyssie Lakatos, menyebutkan bahwa ada beberapa penyebab perut buncit. Salah satunya adalah kebiasaan malam hari yang mungkin meningkatkan lemak perut Anda.
Minum segelas susu sebelum tidur menjadi salah satu penyebab perut buncit. Kbiasaan itu memang saat ini masih dilakukan masyarakat Indonesia sebelum mereka tidur.
Tak heran, karena minuman ini sarat triptofan, asam amino yang bisa membantu Anda rileks dan merasa lebih baik. Kabar buruknya adalah bahwa kalori ekstra dalam susu bisa membuat lingkar pinggang Anda bertambah.
Makan terlalu dekat dengan waktu tidur, juga menjadi penyebab perut buncit. Karena idealnya makan terakhir harus dilakukan tiga jam atau lebih sebelum tidur.
“Saat kita tidur, kita mematikan pencernaan dan berusaha memperbaiki dan menyembuhkan tubuh kita. Jika ada makanan yang perlu dicerna di usus, itu mengalihkan perhatian tubuh dari penyembuhan, karena berfokus pada mencerna makanan,” ungkap The Nutrition Twins.
Seharusnya, saat tidur, tubuh berusaha menyimpan energi, memulihkan, dan memperbaiki, kalori tersebut tidak tidak dimanfaatkan dengan baik dan mereka bisa berakhir menjadi lemak perut.
Terkahir, yang menjadi penyebab perut buncit adalah minum alkohol yang bisa menambah lemak perut. Konsumsi alkohol terlalu banyak berhubungan dengan bertumpuknya visceral fat dan meningkatnya body mass index(BMI) sebagaimana dijelaskan dalam laman Healthline. (*)


