Lifestyle

Penyakit Jantung Penghisap Terbesar Dana JKN

×

Penyakit Jantung Penghisap Terbesar Dana JKN

Sebarkan artikel ini
penyakit jantung
Ilustrasi penyakit jantung (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM -Penyakit jantung masih menjadi penyebab utama kematian seseorang, baik di Indonesia maupun di dunia. Berdasarkan data WHO, penyakit jantung bahkan menjadi penyebab utama selama 20 tahun ke belakang. 

Di Indonesia, penyakit jantung bahkan memakan anggaran biaya jaminan kesehatan nasional (JKN) tertinggi pada 2021. Data realisasi sampai Desember 2021 menunjukkan terdapat 12.934.931 kasus penyakit jantung di Indonesia dengan total pembiayaan Rp 8,6 triliun. 

“Dari jumlah kasus dan biaya katastropik pada program JKN tahun 2021, maka penyakit jantung menduduki peringkat nomor satu. Prevalensi, tingkat mortalitas, serta tingkat morbiditas yang tinggi menyebabkan penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan jantung,” ujar Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dr Radityo Prakoso dalam temu media secara daring, Senin (23/9/2023). 

Baca Juga  Taman Sardi Kudus, Lihat Keindahan Panorama Alam

Kematian akibat penyakit jantung secara global mencapai 18,6 juta setiap tahun. Angka kematian tersebut diperkirakan akan terus meningkat menjadi 24,2 juta pada 2030, ujar Radityo.

Berdasarkan tabel jumlah kasus dan biaya katastropik, penyakit kanker berada di peringkat kedua dengan jumlah 2.595.520 kasus. Penyakit kanker memakan biaya program JKN tahun 2021 senilai Rp 3,5 triliun. 

Selanjutnya ada penyakit stroke dengan jumlah kasus 1.992.014 yang memakan biaya Rp 2,1 triliun. Kemudian di peringkat keempat ada penyakit ginjal dengan 1.417.104 kasus dengan total biaya mencapai Rp 1,7 triliun. 

Baca Juga  Fenomena Bulan Merah Juli 2025, Arti Blood Moon dan Makna di Balik Buck Moon

Sementara itu Hari Jantung Sedunia jatuh pada 29 September. Hari Jantung Sedunia diperingati untuk mengingatkan masyarakat terhadap kesehatan jantung dan risiko terkena penyakit jantung. 

Tahun ini, peringatan Hari Jantung Sedunia mengangkat tema global ‘Use Heart for Action’. “Sedangkan tema nasionalnya adalah Ayo Bergerak untuk Sehatkan Jantungmu,” ujar Siti Nadia Tarmizi Direktur Pencegahan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI dalam temu media secara daring.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *