KITAINDONESIASATU.COM – Gips digunakan untuk menstabilkan dan melindungi tulang yang patah, terutama pada tangan atau kaki.
Selain mengurangi rasa sakit dan mencegah kontraksi otot, gips membantu menjaga posisi tulang tetap tepat agar proses penyembuhan berlangsung lebih cepat.
Merawat gips dengan baik sangat penting agar fungsinya maksimal. Ada dua jenis gips yang sering dipakai: fiberglass dan plester.
Gips fiberglass terbuat dari serat plastik, lebih ringan, tahan air, dan memiliki sirkulasi udara yang baik, sehingga nyaman saat pemeriksaan Rontgen.
Sedangkan gips plester lebih ekonomis dan mudah dibentuk, namun lebih berat dan tidak tahan air.
Beberapa tips merawat gips antara lain:
Hindari memberi tekanan terlalu kuat pada gips yang baru dipasang. Batasi aktivitas fisik selama 1–2 hari hingga gips kering dan keras sempurna.
Pastikan gips selalu kering, hindari terkena air agar tidak lunak dan menyebabkan iritasi kulit. Gunakan pelindung khusus saat mandi.
Cegah pembengkakan dengan mengangkat bagian tubuh yang digips lebih tinggi dari dada, serta kompres dengan es selama 15–30 menit beberapa kali sehari.
Selain itu, jaga kebersihan gips, gunakan kipas atau pengering rambut untuk meredakan rasa gatal, gerakkan jari yang terbungkus gips secara rutin, dan jangan menggaruk atau memakai produk perawatan di area gips.
Jangan merubah posisi atau ukuran gips tanpa persetujuan dokter.
Hindari aktivitas berat dan mengemudi. Jika gips retak atau nyeri berlanjut, segera konsultasikan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.-***



