KITAINDONESIASATU.COM – Herpes oral adalah infeksi yang ditandai dengan luka lepuh menyakitkan di sekitar bibir dan mulut.
Tak hanya muncul di bagian luar, luka juga bisa menyebar ke area dalam seperti lidah, gusi, dan langit-langit mulut.
Penyakit ini bisa dialami siapa saja dan sangat mudah menular melalui kontak langsung, seperti berciuman, hubungan seks oral, atau penggunaan alat makan dan minum bersama penderita.
Gejala umumnya muncul 1–3 minggu setelah terpapar virus. Awalnya, penderita akan mengalami sariawan.
Gejala lain yang bisa menyertai antara lain:
Luka lepuh kecil di area bibir dan sekitarnya
Rasa gatal atau kesemutan di area yang terinfeksi
Nyeri otot, demam, kelelahan, sakit kepala
Sulit menelan dan pembengkakan kelenjar getah bening
Meskipun luka bisa sembuh, virus herpes tetap tinggal di saraf dalam keadaan tidak aktif dan dapat kambuh sewaktu-waktu, terutama saat imunitas menurun, stres, atau cedera fisik.
Jika muncul gejala, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.
Dokter akan memberikan obat antivirus seperti acyclovir, famciclovir, atau valacyclovir untuk meredakan gejala dan mencegah penularan.
Langkah perawatan tambahan yang bisa dilakukan di rumah meliputi:
Konsumsi pereda nyeri seperti paracetamol
Jaga kebersihan mulut dan bibir
Kompres luka dengan air dingin atau hangat
Hindari makanan pedas, asam, asin, dan minuman panas
Karena virus ini tidak bisa disembuhkan total, penting untuk mencegah penularannya.
Hindari berbagi peralatan makan, minum, atau produk bibir dengan penderita herpes. Juga, tunda aktivitas seksual jika pasangan menunjukkan gejala.
Anak-anak lebih rentan tertular, apalagi bila orang tua atau pengasuhnya sedang mengalami infeksi aktif.
Bila Anda atau anak menunjukkan tanda-tanda herpes oral, segera cari pertolongan medis untuk penanganan yang tepat.-***


