KITAINDONESIASATU.COM – Niat puasa Ramadhan adalah tekad dalam hati untuk melaksanakan ibadah puasa sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
Niat ini merupakan syarat sah puasa Ramadhan, sehingga tanpa niat, puasa dianggapun dianggap tidak sah.
Niat dalam puasa wajib, termasuk puasa Ramadhan, harus dilakukan pada malam hari sebelum fajar.
Hal ini sesuai dengan hadis Nabi Muhammad : “Barang siapa yang tidak berniat puasa sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan An-Nasa’i)
Berdasarkan hadis ini, niat puasa Ramadhan harus dilakukan sebelum waktu subuh agar ibadah puasa menjadi sah.
Doa setelah Sholat Subuh Lengkap, Wajib Bisa!
Waktu melafalkan niat, niat harus dilakukan pada malam hari, yaitu sejak maghrib hingga sebelum fajar.
Tidak harus dilafalkan dengan lisan, karena niat adalah amalan hati.
Namun, mengucapkannya secara lisan dapat membantu menghadirkan niat dalam hati.
Berikut adalah bacaan niat puasa Ramadhan yang umum digunakan dalam bahasa Arab dan artinya:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghodin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis-sanati lillahi ta’ala.
Artinya:
“Aku berniat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala.”
Niat puasa Ramadhan wajib dilakukan sebelum fajar, tidak harus diucapkan secara lisan, bisa cukup dalam hati.
Waktu niat mulai dari maghrib hingga sebelum fajar, mengucapkan niat secara lisan dapat membantu menghadirkan niat dalam hati.
Berikut panduan puasa Ramadhan, mengacu pada situs NU online:
*Mengucapkan niat puasa dengan sungguh-sungguh.
- Dianjurkan untuk makan sahur sebelum waktu Subuh.
- Menahan diri dari hal-hal membatalkan puasa, seperti makan, minum, dan perbuatan tidak baik lainnya.
- Menghindari perbuatan sia-sia serta memperbanyak amal ibadah.
- Segera berbuka saat waktu Magrib tiba.**




