KITAINDONESIASATU.COM – Kabupaten Biak Numfor, Papua, bersiap mencetak sejarah baru dengan mendirikan museum bawah laut pertama di Indonesia.
Lokasi museum berada di perairan Kepulauan Padaido/Aimando—wilayah yang dikenal memiliki ekosistem laut yang masih alami serta jejak sejarah Perang Dunia II, seperti bangkai pesawat, torpedo net, dan kendaraan militer.
Museum ini dirancang tidak hanya sebagai destinasi wisata bahari, tetapi juga sebagai pusat edukasi sejarah yang unik.
Wisatawan akan disuguhi perpaduan antara keindahan terumbu karang dan peninggalan sejarah yang masih utuh di dasar laut.
Daya tarik tersebut menjadikan museum ini sebagai magnet baru bagi wisatawan lokal dan mancanegara, terutama pecinta diving dan snorkeling.
Proyek ini mendapat dukungan dari Kemendikbud, Kemenko Marves, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Proposal resmi diajukan oleh Bupati Biak pada penutupan Sail Teluk Cenderawasih 2023 dan kini menunggu lampu hijau dari pemerintah pusat.
Rencana museum bawah laut ini juga sejalan dengan penetapan Biak sebagai destinasi wisata prioritas nasional.
Diharapkan, keberadaannya mampu mengangkat potensi pariwisata lokal sekaligus menjaga warisan sejarah dan kelestarian laut Papua.
Diharapkan, museum bawah laut Biak bukan sekadar tempat wisata, melainkan sebuah pengalaman menyelam ke dalam sejarah.-***




