KITAINDONESIASATU.COM – Monumen Jogja Kembali, yang terletak di Desa Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, merupakan destinasi wisata sejarah yang menarik, khususnya bagi pencinta sejarah Indonesia.
Monumen ini didirikan sebagai bentuk penghormatan atas peran Yogyakarta yang pernah menjadi ibu kota Indonesia, serta untuk mengenang peristiwa penting dalam perjuangan kemerdekaan.
Selain kekayaan sejarahnya, monumen ini juga dilengkapi dengan Taman Lampion yang menambah daya tariknya, terutama pada malam hari.
Bangunan ini berbentuk piramida dan memiliki tiga lantai.
Di lantai pertama, terdapat perpustakaan, museum mini, kafetaria, dan auditorium.
Lantai kedua menampilkan berbagai diorama yang menggambarkan perjuangan melawan penjajah Belanda antara tahun 1948 hingga 1949.
Relief dan informasi sejarah turut memperkaya pengetahuan pengunjung.
Sementara di bagian luar, terdapat halaman luas dengan panggung, serta instalasi lampion yang indah dan menarik perhatian.
Monumen yang dikenal juga dengan nama Monjali ini merupakan tempat tepat untuk belajar sejarah perjuangan kemerdekaan.
Wisatawan disarankan menyewa pemandu lokal agar bisa mendapatkan penjelasan lebih lengkap dan efisien selama menjelajah seluruh area seluas 5 hektar ini.
Di dalamnya, pengunjung dapat melihat berbagai benda bersejarah seperti senjata, mesin tik, telepon antik, dan replika lainnya.
Di lantai tiga, terdapat ruang khusus bernama Garbha Graha sebagai tempat mengenang para pahlawan yang gugur.
Pada malam hari, suasana di pelataran Monjali semakin semarak dengan lampion warna-warni dan berbagai pertunjukan musik.
Tak ketinggalan, wisata kuliner dari para pedagang lokal juga turut memanjakan pengunjung.
Akses Lokasi
Lokasi Monjali tidak jauh dari pusat kota Yogyakarta.
Dari Bandara Internasional Adisucipto, wisatawan hanya perlu menempuh perjalanan sekitar 22 menit (11,7 km) melalui Jalan Lingkar Utara atau Jalan Padjajaran.-***




