-Mimpi buruk disarankan untuk tidak diceritakan, meludah kecil ke kiri tiga kali, dan memohon perlindungan kepada Allah
-Interpretasi sangat bergantung pada kondisi pemimpi, konteks kehidupan, dan keilmuan penafsir
-Tidak menggantikan ikhtiar nyata: Tafsir mimpi bukan pengganti usaha, doa, dan konsultasi dengan ahli di dunia nyata.
Catatan Ulama Kontemporer:
“Mimpi adalah salah satu dari 46 bagian kenabian, namun penafsirannya memerlukan kehati-hatian. Fokuslah pada amal shaleh dan ikhtiar, bukan sekadar menunggu tanda dari mimpi,” ujar Prof. Dr. Quraish Shihab dalam kajian tafsir mimpi.***


