KITAINDONESIASATU.COM – Pulau Libukang, yang terletak sekitar 2 kilometer dari Kota Palopo, merupakan pulau kecil seluas kurang lebih 8 hektare yang dapat dicapai menggunakan perahu motor.
Pulau ini merupakan tanah warisan turun-temurun masyarakat setempat dan tidak dapat dimiliki secara pribadi karena di dalamnya terdapat makam suci tokoh awal penghuni pulau, yaitu Putri Hawang dan Putri Poko’.
Selain menjadi situs bersejarah, Pulau Libukang juga ditanami komoditas bernilai ekonomi seperti kakao dan cengkeh.
Pulau ini menyajikan keindahan alam dan kekayaan budaya yang menjadikannya destinasi menarik untuk dikunjungi bersama keluarga atau teman.
Hamparan pasir putih, deretan pohon kelapa, dan keindahan vegetasi seperti pohon bakau menambah daya tarik wisata baharinya.
Pulau Libukang, yang juga dikenal sebagai Pulau Harapan, terletak di Teluk Mallasoro, Dusun Palameang, Desa Bontorannu, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto. Dengan luas sekitar 5 km² dan garis keliling 1,8 km, pengunjung bisa menjelajahi seluruh pulau hanya dalam waktu sekitar satu jam berjalan kaki.
Pulau ini dihuni oleh 116 orang dari 68 kepala keluarga yang menempati 58 rumah.
Satu rumah sering dihuni oleh dua hingga tiga keluarga, terutama keluarga baru yang tinggal di bagian bawah rumah panggung khas Bugis-Makassar.
Meski tidak memiliki hutan bakau di sekeliling pantai sehingga rawan abrasi, sisi timur pulau dimanfaatkan sebagai kebun tanaman seperti pisang, mangga, kemangi, dan singkong.
Selain sebagai nelayan dan pembudidaya rumput laut, penduduk juga beternak kambing dan bebek.
Uniknya, kambing-kambing di pulau ini dapat bertahan hidup dengan memakan limbah laut karena minimnya pakan hijauan alami.-***



