KITAINDONESIASATU.COM – Pantai Tapak Paderi merupakan salah satu destinasi pantai populer di Bengkulu yang terhubung langsung dengan Pantai Panjang dan Pantai Jakat.
Pantai ini memiliki nilai historis karena menjadi pelabuhan laut dalam pertama di Bengkulu dan pernah menjadi jalur transportasi laut penting pada masa kolonial Inggris.
Letaknya juga sangat strategis, hanya sekitar 100 meter dari Benteng Marlborough, peninggalan bersejarah dari masa penjajahan.
Salah satu daya tarik utama Pantai Tapak Paderi adalah pemandangan matahari terbenamnya yang memukau.
Dari dataran tinggi di kawasan Tapak Paderi, pengunjung dapat menikmati panorama laut Bengkulu yang luas dan menenangkan.
Aktivitas santai seperti berjalan menyusuri garis pantai atau menikmati jagung bakar di tepi pantai menjadi pengalaman menyenangkan yang bisa dilakukan di sini.
Garis pantainya yang panjang dan eksotis membuat pantai ini kerap dipadati pengunjung, terutama di waktu sore.
Letaknya yang tidak jauh dari pusat kota, –sekitar 10 menit perjalanan– menjadikan pantai ini mudah diakses.
Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi, baik roda dua maupun empat, atau memanfaatkan transportasi umum seperti angkot dan taksi untuk mencapai lokasi ini.
Bagi Anda yang memilih menggunakan angkutan umum, perjalanan bisa dimulai dengan naik angkot hijau dari Terminal Panorama dan turun di Jalan Suprapto (sering disebut Jalan Prapto).
Setelah itu, lanjutkan dengan angkot kuning. Pastikan untuk memberi tahu sopir bahwa Anda ingin menuju Tapak Paderi, karena rute angkot kuning cukup fleksibel dalam mengantar penumpang ke tempat-tempat wisata sekitar.
Jika menggunakan kendaraan pribadi, Anda dapat memulai perjalanan dari Terminal Panorama menuju arah barat melalui Jalan Raya Air Sebakul.
Lanjutkan perjalanan hingga masuk ke Jalan Wage Rudolf Supratman dan Jalan Irian.
Setelah itu, belok kiri dan ikuti jalur sekitar 6,6 km hingga menemukan Jalan Sumatra.
Setelah menemukan Jalan Bencoolen dan melewati dua bundaran, Anda akan sampai di Tapak Paderi yang berada di sisi kanan jalan.
Selain angkot, Anda juga bisa menggunakan ojek, taksi, atau menyewa sepeda yang tersedia di kota Bengkulu.
Berkunjung ke Tapak Paderi tidak hanya menyuguhkan keindahan alam, tetapi juga mengajak pengunjung menyusuri jejak sejarah masa penjajahan.-***


