KITAINDONESIASATU.COM – Bengkulu memiliki beragam tempat wisata alam yang memukau, salah satunya adalah Bukit Kaba yang terletak di Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong.
Tempat ini merupakan destinasi favorit bagi para pecinta alam karena menawarkan panorama yang memesona serta keanekaragaman flora dan fauna liar.
Bukit Kaba adalah gunung berapi aktif tipe A dengan ketinggian 1.937 meter di atas permukaan laut dan luas sekitar 13.490 hektare.
Gunung ini tercatat telah mengalami erupsi sejak abad ke-17.
Terdapat delapan kawah di area ini, namun lima di antaranya telah tertutup vegetasi lebat.
Keindahan alam Bukit Kaba masih sangat alami dan bisa dinikmati dengan melakukan pendakian. Jalur pendakian dimulai dari pintu hutan yang berada sekitar 100 meter dari Posko Waspada Wisata.
Setiap pengunjung diwajibkan melapor dan membayar tiket masuk sebesar Rp 2.500.
Bukit ini bisa dijangkau dari arah barat Bengkulu, dengan jarak tempuh sekitar 90 kilometer.
Selama pendakian, tersedia tiga shelter sebagai tempat beristirahat. Waktu tempuh dari hutan menuju shelter pertama sekitar satu jam, melewati jalan setapak yang melalui bukit, hutan bambu, dan hutan lebat.
Dari shelter pertama ke shelter kedua, pendaki akan melewati jalur curam yang dikenal dengan nama Tebing Cengeng, atau disebut juga Tebing Maudlin, dengan kemiringan 60 derajat dan panjang 50 meter. Disebut demikian karena banyak pendaki yang kelelahan hingga mengeluh bahkan menangis saat melintasinya.
Perjalanan ke shelter ketiga memakan waktu sekitar 30 menit, dengan pemandangan hutan yang asri dan suara khas siamang yang menandai wilayahnya.
Di shelter ketiga, pengunjung bisa mendirikan tenda jika ingin bermalam. Jika hanya ingin melakukan hiking, Anda bisa beristirahat sejenak sebelum melanjutkan ke kawasan kawah.
Di puncak Bukit Kaba terdapat tiga kawah, dua di antaranya masih aktif dan satu sudah tidak aktif.
Karena aktivitas vulkaniknya, di dekat area ini juga terdapat sumber air panas yang terletak sekitar 20 meter di sisi kiri lembah menghadap ke puncak. Airnya cukup jernih dan bisa digunakan sebagai sumber air minum darurat.
Untuk mencapai Kawah Kehidupan, perjalanan dilanjutkan sekitar 20 menit melewati jalur tangga yang dikenal dengan nama “Anak Tangga Seribu”.
Tangga ini mengantar Anda ke titik tertinggi Gunung Kaba, dari mana panorama perbukitan Bukit Barisan dan Kota Curup dapat terlihat jelas. Jika Anda menginap dengan berkemah, pagi hari adalah waktu terbaik untuk menyaksikan keindahan matahari terbit dari ketinggian.
Perjalanan menuju Bukit Kaba bisa dimulai dari Villa Hijau dengan menggunakan angkutan umum. Setelah menyeberang jalan, naiklah angkot dan beri tahu sopir tujuan Anda ke “Simpang Pasar Bukit Kaba”.
Dari sana, Anda bisa mencari ojek di sekitar simpang dan meminta diantar langsung ke puncak Bukit Kaba. Bila mereka tidak bisa mengantar hingga puncak, mintalah untuk diturunkan di pos POKDARWIS, tempat awal pendakian yang umumnya memakan waktu sekitar dua jam.
Untuk menghindari tarif yang tidak wajar, sebaiknya tanyakan dulu kepada warga lokal atau staf penginapan mengenai harga normal transportasi.-***





