KITAINDONESIASATU.COM – Salah satu tempat wisata menarik di Banten adalah Candi Avalokitesvara (Tri Darma).
Candi ini terletak di Jalan Serang Raya, Kecamatan Kasemen, Kabupaten Serang. Untuk mencapai lokasi, pengunjung perlu menuju kawasan Banten Lama terlebih dahulu.
Berdekatan dengan beberapa destinasi wisata lainnya, candi ini menjadi salah satu daya tarik utama di daerah tersebut.
Tak heran, wisatawan dari berbagai provinsi datang untuk mengunjunginya.
Candi Avalokitesvara memiliki arsitektur khas dengan ornamen yang unik dan simetris.
Bagian eksteriornya dihiasi patung naga serta lampion yang memperkuat nuansa budaya Tionghoa. Dominasi warna merah dan oranye semakin memperindah tampilan bangunan ini.
Sementara itu, bagian halaman memiliki lantai dengan motif ubin yang menarik.
Saat masuk ke dalam, pengunjung akan menemukan berbagai ornamen khas, seperti patung dan dupa.
Berdasarkan catatan sejarah, Candi Avalokitesvara diyakini telah berdiri sejak abad ke-16.
Keberadaannya dikaitkan dengan pengaruh Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah, yang memiliki istri bernama Ong Tien, seorang keturunan Kaisar Tiongkok.
Dengan semangat toleransi, Sunan Gunung Jati membangun candi ini sebagai bentuk penghormatan terhadap kepercayaan istrinya.
Awalnya, candi ini berdiri di Desa Dermayon pada tahun 1542, sebelum akhirnya dipindahkan ke lokasi saat ini pada tahun 1774.
Versi lain menyebutkan bahwa candi ini dibangun pada tahun 1652, pada masa kejayaan Kesultanan Banten di bawah kepemimpinan Sultan Ageng Tirtayasa.
Meski terdapat perbedaan pendapat mengenai asal-usulnya, candi ini tetap menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan dan atmosfernya yang khas.
Salah satu daya tarik utama candi ini adalah dua patung naga kembar yang digambarkan sedang mengejar matahari di bagian puncak bangunan.
Menariknya, Candi Avalokitesvara digunakan sebagai tempat ibadah bagi umat Buddha, Taoisme, dan Kong Hu Cu.
Keberagaman ini menjadikan candi sebagai simbol harmoni antarumat beragama.
Wisatawan dari berbagai latar belakang pun dapat berkunjung dengan bebas, asalkan tetap menjaga ketertiban dan menghormati tempat ibadah ini.
Untuk mencapai candi ini, pengunjung harus menuju Kecamatan Kasemen. Dari Jakarta, perjalanan memakan waktu sekitar dua jam dengan jarak tempuh sekitar 89 km.
Jalur utama yang dapat digunakan adalah melalui Jalan Pantura dan Tol Tangerang – Merak. Setelah melewati pos pemeriksaan pertama, perjalanan dilanjutkan hingga mencapai lokasi candi di Jalan Serang Raya.
Candi Avalokitesvara tidak hanya menawarkan keindahan arsitektur dan nilai sejarah, tetapi juga menjadi simbol toleransi dan keberagaman yang patut dikunjungi saat berwisata ke Banten.- ***


