Menurut James Clear, setiap kebiasaan yang dilakukan berulang kali akan memperkuat keyakinan terhadap identitas baru.
Misalnya, seseorang yang membaca beberapa halaman buku setiap hari secara perlahan akan melihat dirinya sebagai seorang pembaca.
Dengan menerapkan pendekatan identitas, perubahan tidak hanya terjadi pada perilaku, tetapi juga pada cara berpikir. Inilah yang membuat kebiasaan positif lebih mudah bertahan dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dalam jangka panjang.(*)


