KITAINDONESIASATU.COM – Putih-putih di wajah bisa muncul kapan saja meski wajah telah dirawat.
Meski umumnya tidak menimbulkan rasa sakit, kondisi ini bisa mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri.
Penyebab Putih-Putih di Wajah
Panu (Tinea versicolor)
Infeksi jamur yang menyebabkan bercak putih, terutama saat cuaca panas dan lembap. Disertai kulit bersisik dan gatal saat berkeringat.
Pityriasis alba
Kondisi kulit mirip panu, sering terjadi pada anak dan remaja. Bercaknya lebih bulat, terasa kering dan gatal, penyebab pastinya belum diketahui.
Milia
Bintik putih kecil berisi keratin, sering muncul di area mata atau pipi. Umumnya tidak berbahaya dan bisa hilang sendiri.
Lichen sclerosus
Gangguan autoimun yang menyebabkan kulit menipis dan tampak putih akibat berkurangnya melanin.
Vitiligo
Kehilangan pigmen kulit karena melanin berkurang. Bercak putih muncul karena faktor autoimun, genetik, atau paparan sinar UV berlebihan.
Eksim (Dermatitis atopik)
Peradangan kulit yang menyebabkan gatal dan kering. Setelah sembuh, bisa meninggalkan bercak terang karena gangguan produksi melanin.
Psoriasis
Penyakit autoimun yang menyebabkan kulit bersisik, tebal, dan putih. Setelah mereda, dapat meninggalkan bercak terang.
Kusta
Infeksi bakteri yang merusak kulit dan saraf, ditandai dengan bercak putih atau kemerahan serta mati rasa.
Lupus
Penyakit autoimun yang bisa menimbulkan bercak putih dan merah di wajah karena kerusakan sel penghasil pigmen.
Cara Mengatasi
Obat-obatan
Antijamur untuk panu
Kortikosteroid untuk eksim dan pityriasis alba
Imunomodulator untuk kondisi autoimun seperti lupus
Fototerapi
Terapi sinar UV khusus untuk vitiligo, eksim, dan psoriasis guna meredakan peradangan dan membantu produksi melanin.
Jika bercak putih tidak membaik dalam beberapa minggu atau disertai gejala seperti gatal, nyeri, atau mati rasa, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.-***




