Lifestyle

Menelusuri Jejak Manusia Prasejarah di Goa Harimau OKU

×

Menelusuri Jejak Manusia Prasejarah di Goa Harimau OKU

Sebarkan artikel ini
FotoJet 11 1
Gua Harimau di OKU

KITAINDONESIASATU.COM – Goa Harimau berada di Desa Padang Bindu, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), sekitar 35 kilometer dari Kota Baturaja.

Untuk mencapainya, pengunjung harus menyeberangi Sungai Ogan melalui jembatan tua, lalu melanjutkan perjalanan kaki sejauh 4 kilometer melewati jalan setapak dan Sungai Haman.

Di bagian mulut goa, para arkeolog dari Tim Peneliti Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas) Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata menemukan 35 kerangka manusia purba yang berasal dari ras Mongoloid.

Temuan ini menunjukkan bahwa kawasan tersebut pernah dihuni manusia sejak ribuan tahun silam.

Selain kerangka, goa ini juga menyimpan berbagai artefak bersejarah, seperti pecahan gerabah, biji kemiri yang telah membatu, alat pemukul dari batu, serta beliung batu.

Penemuan tersebut memperkuat dugaan bahwa tempat ini merupakan pusat kehidupan manusia purba pada 2000 hingga 3500 tahun yang lalu.

Saat memasuki bagian dalam goa, pengunjung akan melihat lantai dasar yang sudah digali dan memperlihatkan sejumlah kerangka manusia.

Total terdapat 78 kerangka dalam berbagai posisi, masing-masing memberikan petunjuk unik tentang kehidupan dan budaya masa prasejarah.

Salah satu temuan mencolok adalah kerangka pria dan wanita yang ditemukan dalam posisi berpelukan.

Ada pula kerangka seorang wanita bersama janinnya, dengan kerang laut yang diletakkan di sisi makamnya, simbol khas pemakaman prasejarah.

Goa Harimau tidak hanya menjadi saksi bisu kehidupan purba, tetapi juga menyimpan warisan budaya yang penting untuk dipelajari.

Temuan-temuan di dalamnya memberikan gambaran tentang pola kehidupan, sistem kepercayaan, dan tradisi pemakaman masyarakat zaman dahulu yang pernah mendiami wilayah Sumatra Selatan ini.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *