KITAINDONESIASATU.COM – Umat Muslim di seluruh dunia kini memasuki malam pertama bulan suci Ramadan. Dalam tradisi Islam yang berakar pada riwayat luhur, malam pembuka ini memiliki keistimewaan tersendiri, di mana Nabi Muhammad SAW menganjurkan pengisian waktu dengan ibadah yang khusyuk, termasuk membaca Surat Al-Fath.
Para ulama merujuk pada kebiasaan Rasulullah SAW yang sangat mencintai surat ini. Dalam sebuah hadis, beliau bersabda bahwa Surat Al-Fath lebih beliau cintai daripada dunia dan segala isinya.
Membaca surat yang bermakna “Kemenangan” ini di malam pertama Ramadan dianggap sebagai simbol harapan agar ibadah selama sebulan penuh diberikan kelancaran dan kemenangan melawan hawa nafsu.
Surat Al-Fath terdiri dari 29 ayat dan diturunkan saat peristiwa Perjanjian Hudaibiyah. Membacanya saat memulai Ramadan mengandung filosofi bahwa puasa adalah bentuk perjuangan spiritual yang besar. Dengan merenungkan ayat-ayatnya, seorang mukmin diajak untuk memantapkan niat dan memohon ketenangan hati (sakinah) sebagaimana yang diberikan Allah kepada para sahabat Nabi.
Banyak umat Islam kini menghidupkan kembali sunah ini dengan membaca Al-Fath secara berjamaah di masjid maupun secara pribadi setelah salat Tarawih pertama. Harapannya, spirit kemenangan dalam surat tersebut dapat menyertai setiap langkah hamba-Nya hingga hari Idulfitri tiba.(*)




