Lifestyle

Memotong Kuku Sesuai Ajaran Nabi Muhammad: Sunah yang Terlupakan

×

Memotong Kuku Sesuai Ajaran Nabi Muhammad: Sunah yang Terlupakan

Sebarkan artikel ini
kuku
cara memotong kuku menurut sunnah nabi muhammad. -Ist-

KITAINDONESIASATU.COM – Memotong kuku merupakan salah satu bentuk kebersihan diri yang dianjurkan dalam Islam, bahkan termasuk sunah fitrah Nabi Muhammad SAW. Lebih dari sekadar menjaga kebersihan, terdapat tata cara khusus yang diajarkan Rasulullah dalam memotong kuku, menunjukkan perhatian beliau terhadap detail dalam setiap aspek kehidupan umatnya.

Menurut banyak riwayat hadis, Nabi Muhammad SAW menganjurkan untuk memulai memotong kuku dari jari telunjuk tangan kanan, kemudian berlanjut ke jari tengah, jari manis, kelingking, dan terakhir jempol tangan kanan.

Setelah selesai dengan tangan kanan, beliau beralih ke tangan kiri, memulai dari jari kelingking, jari manis, jari tengah, telunjuk, dan diakhiri dengan jempol tangan kiri. Untuk kuku kaki, tata cara yang umum diajarkan adalah memulai dari jari kelingking kaki kanan hingga jempol kaki kanan, lalu dilanjutkan dari jempol kaki kiri hingga jari kelingking kaki kiri.

Meskipun tidak ada ketentuan waktu yang baku, hari Senin, Kamis dan Jumat seringkali disebut sebagai waktu yang baik untuk memotong kuku, seiring dengan anjuran untuk membersihkan diri sebelum melaksanakan salat Jumat.

Potongan kuku sebaiknya dikumpulkan dan dikubur atau dibuang di tempat yang bersih. Amalan sederhana ini menunjukkan bagaimana Islam mengajarkan kebersihan lahir dan batin secara menyeluruh. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mengamalkan sunah Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *