Lifestyle

Memasuki Sepuluh Malam Terakhir: Keutamaan Besar Salat Tarawih Malam ke-21

×

Memasuki Sepuluh Malam Terakhir: Keutamaan Besar Salat Tarawih Malam ke-21

Sebarkan artikel ini
Jemaah melaksanakan salat tarawih di masjid. (tiyo/KIS)
Jemaah melaksanakan salat tarawih di masjid. (tiyo/KIS)

KITAINDONESIASATU.COM – Umat Muslim di seluruh dunia kini mulai memasuki fase paling krusial di bulan Ramadan, yakni sepuluh malam terakhir. Selasa malam (10/3/2026), kaum muslimin melaksanakan salat Tarawih malam ke-21, yang menandai dimulainya perburuan malam kemuliaan, Lailatul Qadar.

Berdasarkan kitab Durratun Nasihin, keutamaan bagi mereka yang mendirikan salat Tarawih pada malam ke-21 sangatlah istimewa. Disebutkan bahwa Allah SWT akan membangunkan bagi hamba-Nya sebuah rumah yang terbuat dari cahaya di surga. Keutamaan ini menjadi motivasi spiritual yang besar bagi jemaah untuk menjaga istikamah ibadah di tengah rasa lelah yang mulai melanda di penghujung bulan suci.

Selain mengejar pahala rumah di surga, malam ke-21 juga menjadi pintu gerbang itikaf. Banyak jemaah yang mulai memadati masjid-masjid besar untuk memperbanyak zikir, tadarus, dan doa. Para ulama mengingatkan bahwa inti dari Tarawih di sepuluh malam terakhir adalah pembersihan jiwa secara total sebelum Idulfitri tiba.

“Malam ke-21 adalah momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, bukan sekadar kuantitas rakaat,” ujar salah satu pengurus masjid di Jakarta Pusat, Ahmad Subhan. Dengan semangat mengejar rida Allah, diharapkan ibadah malam ini menjadi wasilah bagi pengampunan dosa-dosa di masa lalu.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *