KITAINDONESIASATU.COM – Fenomena drama Ramadan Indonesia kembali menarik perhatian media internasional Al Jazeera Net.
Kali ini, Al Jazeera Net menyoroti kebiasaan unik pemirsa televisi Tanah Air, khususnya terkait pergeseran prime time sahur yang dinilai berbeda dari tradisi di negara-negara Arab.
Dalam laporannya, Al Jazeera Net menilai bahwa Ramadan di Indonesia tidak hanya identik dengan ibadah dan kuliner, tetapi juga dengan dinamika industri hiburan.
Salah satu aspek paling mencolok adalah munculnya prime time sahur, di mana jam menjelang imsak justru menjadi waktu paling kompetitif bagi stasiun televisi.
Berbeda dengan pola siaran di Timur Tengah yang menempatkan puncak program setelah berbuka, drama Ramadan Indonesia justru memaksimalkan slot sahur.
Konsep prime time sahur ini dinilai sebagai karakter khas yang mencerminkan kebiasaan sosial masyarakat Muslim Indonesia.

