Lifestyle

Masuk Kota Madinah Baca Doa Ini, Dianjurkan juga Perbanyak Salawat dan Pakai Wewangian

×

Masuk Kota Madinah Baca Doa Ini, Dianjurkan juga Perbanyak Salawat dan Pakai Wewangian

Sebarkan artikel ini
nabawi
Masjid Nabawi di Kota Madinah.

KITASATUINDONESIASATU.COM – Bagi yang memasuki Kota Madinah baik di bulan haji maupun di luar bulan haji dianjurkan untuk membaca doa masuk Kota Madinah. Selain itu, dianjurkan juga agar memperbanyak salawat, bercukur ketiak dan bulu kemaluan, dan mandi atau tayamum (jika taka da air) sebelum masuk Kota Madinah.

Juga dianjurkan mengenakan pakaian terbaik dan mengenakan mewangian, serta bersedekah. Jika memungkinkan tidak naik kendaraan melainkan jalan kaki karena menjadi bagian adab saat memasuki Kota Madinah.

Adapun doa memasuki Kota Madinah adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ هَذَا حَرَمُ نَبِيِّكَ، فَاجْعَلْهُ لِي وِقَايَةً مِنَ النَّارِ، وَأَمَانًا مِنَ العَذَابِ وَسُوْءِ الحِسَابِ، وَافْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ، وَارْزُقْنِي فِي زِيَارَةِ نَبِيِّكَ مَا رَزَقْتَهُ أَوْلِيَاءَكَ وَأَهْلَ طَاعَتِكَ، وَاغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي يَا خَيْرَ مَسْؤُوْلٍ اللَّهُمَّ إِنَّ هَذَا هُوَ الحَرَمُ الَّذِي حَرَّمْتَهُ عَلَى لِسَانِ حَبِيْبِكَ وَرَسُوْلِكَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَدَعَاكَ أَنْ تَجْعَلَ فِيْهِ مِنَ الخَيْرِ وَالبَرَكَةِ مِثْلَيْ مَا هُوَ بِحَرَمِ بَيْتِكَ الحَرَامِ، فَحَرِّمْنِي عَلَى النَّارِ، وَأَمِّنِّي مِنْ عَذَابِكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ، وَارْزُقْنِي مِنْ بَرَكَاتِكَ مَا رَزَقْتَهُ أَوْلِيَاءَكَ وَأَهْلَ طَاعَتِكَ، وَوَفِّقْنِي فِيْهِ لِحُسْنِ الاَدَبِ، وَفِعْلِ الخَيْرَاتِ، وَتَرْكِ المُنْكَرَاتِ

Teks Latin: Allāhumma hādzā haramu nabiyyika, faj‘alhu lī wiqāyatan minan nāri, wa amānan minal ‘adzābi wa sū’il hisābi, waftah lī abwāba rahmatika, warzuqnī fī ziyārati nabiyyika mā razaqtahū awliyā’aka wa ahla thā‘atika, waghfir lī, warhamnī, yā khayra mas’ūl. Allāhumma inna hādzā huwal haramul ladzī harramtahū ‘alā lisāni habībika wa rasūlika shallallāhu ‘alayhi wa sallama wa da‘āka an taj‘ala fīhi minal khayri wal barakati mitslay mā huwa bi harami baytikal harāmi. Fa harrimnī a’alan nāri, wa amminnī min ‘adzābika yawma tab‘atsu ‘ibādaka, warzuqnī min barakātika mā razaqtahū awliyā’aka wa ahla thā‘atika, wa waffiqnī fīhi li husnil adabi, wa fi‘lil khayrāti, wa tarkil munkarāti.

Artinya, “Ya Allah, ini tanah suci nabi-Mu, jadikanlah ia sebagai pelindung bagiku dari api neraka dan keamanan dari siksa dan keburukan hisab, bukakan bagiku pintu rahmat-Mu, karuniakan aku dalam menziarahi nabi-Mu anugerah yang Kauberikan kepada para wali-Mu dan hamba-Mu yang taat, ampunilah aku, berikan rahmat-Mu padaku, wahai sebaik-baik zat yang diminta. Ya Allah, sungguh ini tanah suci yang Kaumuliakan melalui lisan kekasih dan rasul-Mu shallallahu ‘alaihi wa sallama dan ia berdoa kepada-Mu agar Kauturunkan kebaikan dan keberkahan pada tanah ini sebagaimana tanah suci-Mu Makkah, maka luputkanlah aku dari api neraka, amankan aku dari siksa-Mu pada hari Kaubangkitkan hamba-Mu kelak, karuniakanlah aku sebagian dari keberkahan-Mu seperti Kauanugerahkan kepada para wali dan hamba-Mu yang taat, berikan taufik padaku untuk melakukan adab yang bagus, perbuatan baik, dan meninggalkan kemungkaran.  

Demikian doa dan adab ketika memasuki Kota Madinah, kota Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *