KITAINDONESIASATU.COM – Desa Manikliyu terletak di wilayah barat Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
Desa ini menarik perhatian berkat kekayaan sejarah dan potensi agrowisatanya.
Letaknya yang strategis di dataran tinggi menjadikannya tempat ideal bagi para wisatawan yang mencari ketenangan dan keindahan alam.
Dengan luas sekitar 503 hektar dan berada di ketinggian 1.050 meter di atas permukaan laut,
Manikliyu menawarkan lanskap memukau yang terdiri dari perbukitan dan lahan pertanian subur.
Udara segar dan pemandangan alam yang luas menjadi daya tarik utamanya.
Mayoritas warga desa bekerja sebagai petani, meski beberapa juga beternak sapi dan unggas.
Minimnya lalu lintas kendaraan membuat desa ini terasa damai dan cocok untuk melepas penat.
Aktivitas utamanya adalah bersantai menikmati udara pegunungan sambil menenangkan pikiran.
Selain itu, fotografi alam dan budaya lokal juga menjadi favorit para pengunjung.
Perbukitan hijau, lanskap pegunungan, dan kehidupan warga yang ramah sering kali menjadi objek foto yang menawan—terutama saat pagi hari ketika udara masih sejuk dan pencahayaan alami sedang cantik-cantiknya.
Bagi pencinta alam, Manikliyu juga menyuguhkan pengalaman menjelajah kawasan desa yang masih alami.
Salah satu spot yang paling menarik adalah hutan pinus, yang bisa dicapai dengan berjalan kaki tanpa perlu pemandu.
Meski butuh tenaga, perjalanan menuju hutan ini menawarkan pengalaman menyenangkan bagi para pencinta petualangan ringan.
Selain alamnya, asal-usul nama Desa Manikliyu juga memiliki cerita unik.
Menurut warga setempat, nama awal desa ini adalah Manikmerinci. “Manik” adalah nama seorang lelaki yang konon memiliki 16 anak.
Sementara itu, “Merinci” berarti buah yang melimpah—karena anak-anaknya bertahan hidup dari hasil buah-buahan.
Cerita ini menjadi bagian dari identitas budaya desa yang bisa ditanyakan langsung kepada penduduk saat berkunjung.
Cara Menuju Desa Manikliyu
Wisatawan yang berangkat dari Denpasar bisa menempuh perjalanan melalui Jalan Ahmad Yani Utara menuju Kabupaten Bangli, lalu melanjutkan ke Kecamatan Kintamani.
Jaraknya sekitar 53,7 km, dan bisa ditempuh dalam waktu sekitar 1 jam 45 menit dengan kendaraan pribadi atau sewaan.-***



