Lifestyle

Makna dan Sejarah Hari Guru Nasional yang Diperingati Setiap 25 November

×

Makna dan Sejarah Hari Guru Nasional yang Diperingati Setiap 25 November

Sebarkan artikel ini
Makna dan Sejarah Hari Guru Nasional yang Diperingati Setiap 25 November
Makna dan Sejarah Hari Guru Nasional yang Diperingati Setiap 25 November / Unsplash Kenny Eliason

KITAINDONESIASATU.COM – Hari Guru Nasional merupakan salah satu momen penting yang diperingati setiap tahun di Indonesia sebagai bentuk penghargaan terhadap peran guru dalam mendidik generasi penerus bangsa. 

Momen ini merujuk pada berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Kapan Hari Guru Nasional Diperingati?

Hari Guru Nasional ditetapkan oleh pemerintah Indonesia dan diperingati setiap tanggal 25 November. 

Penetapan ini dilakukan oleh Presiden Soeharto melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, sebagai Hari Nasional yang bukan hari libur. Pada tahun 2024, peringatan Hari Guru Nasional jatuh pada hari Senin, 25 November, yang sekaligus menandai 30 tahun sejak ditetapkan.

Baca Juga  10 Quotes Hari Buruh 1 Mei 2025, Penuh Makna dan Cocok untuk Dipasang di Media Sosial

Tujuan

– Memberikan apresiasi kepada guru dan tenaga kependidikan.

– Merayakan semangat kolaborasi antar guru.

– Memperkuat visi guru sebagai pembelajar sepanjang hayat.

– Mendukung semangat menuju Generasi Emas Indonesia 2045.

– Menginspirasi praktik pembelajaran yang baik dan berkelanjutan.

Tema dan Logo

Tema tahun ini adalah “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, yang mencerminkan penghargaan terhadap dedikasi guru dalam memberikan pendidikan terbaik untuk anak bangsa. 

Kemendikdasmen juga meluncurkan logo resmi yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan promosi, seperti poster, spanduk, atau acara peringatan.

Baca Juga  Museum Sulawesi Tengah, Jejak Budaya dan Sejarah di Kota Palu

Sejarah PGRI dan Hari Guru Nasional

Hari Guru Nasional berakar pada peristiwa berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada 25 November 1945. 

Sebelum menjadi PGRI, organisasi ini bernama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) yang kemudian berubah menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI) pada 1932. Penggunaan nama “Indonesia” saat itu dianggap sebagai ancaman oleh pemerintah Belanda.

Pada masa penjajahan Jepang, aktivitas PGI dilarang. Namun, setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, organisasi ini kembali aktif. 

Melalui Kongres Guru Indonesia pertama yang berlangsung pada 24-25 November 1945 di Surakarta, berbagai kelompok guru dari berbagai latar belakang sepakat untuk bersatu. 

Baca Juga  Nonton Tayangan MD TV Senin, 8 Desember 2025 Cinta Paulina hingga Janji Cinta

Pada kongres ini, tanggal 25 November 1945 resmi ditetapkan sebagai hari berdirinya PGRI.

Sebagai bentuk penghormatan, pemerintah menetapkan tanggal kelahiran PGRI ini sebagai Hari Guru Nasional pada tahun 1994. Hal ini bertujuan untuk mengenang perjuangan para guru dalam mendidik dan memperjuangkan kemerdekaan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *