KITAINDONESIASATU.COM – Tradisi menyajikan kue Lebaran selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Idulfitri. Aroma kue dan biskuit yang baru matang berpadu dengan suasana hangat keluarga, menjadikan momen ini penuh kenangan.
Namun di balik kenikmatan tersebut, bahaya kue Lebaran perlu diwaspadai. Konsumsi berlebihan dapat berdampak buruk bagi tubuh, terutama karena tingginya kandungan gula, lemak, dan tepung olahan.
Menurut Osama El-Sayed Mustafa sebagaimana laporan Al Arabiya, tubuh mengalami perubahan selama Ramadan.
Saat kembali ke pola makan normal, konsumsi makanan berlebihan secara tiba-tiba dapat meningkatkan risiko konsumsi kue Lebaran berlebihan.
Ia menjelaskan bahwa lonjakan asupan makanan bisa memicu gangguan kesehatan seperti tekanan darah tinggi, gula darah meningkat, hingga risiko penyakit jantung.
Karena itu, kesehatan setelah Ramadan harus dijaga dengan pola makan bertahap.



