Lifestyle

Lemak Baik, Kunci Kesehatan Tubuh yang Sering Diabaikan

×

Lemak Baik, Kunci Kesehatan Tubuh yang Sering Diabaikan

Sebarkan artikel ini
lemak sehat
Makanan yang Mengandung Lemak sehar (Freepik)

KITAINDONESIASATU.COM – Selama ini, lemak sering dianggap sebagai penyebab masalah kesehatan.
Namun, tidak semua lemak buruk.

Tubuh tetap memerlukan lemak, terutama lemak tak jenuh atau lemak baik, karena berperan sebagai sumber energi dan membantu penyerapan vitamin A, D, E, dan K.

Jenis dan Sumber Lemak Baik

Lemak baik terbagi menjadi dua jenis utama: lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda (omega-3 dan omega-6).

Karena tubuh tidak bisa memproduksi omega-3 dan omega-6 sendiri, asupannya perlu diperoleh dari makanan sehari-hari.

Baca Juga  Vaksin DBD: Solusi Mencegah Demam Berdarah dan Infeksi Dengue

Lemak baik bisa ditemukan dalam bahan makanan hewani maupun nabati.

Berikut ini sumbernya berdasarkan jenisnya:

  1. Lemak Tak Jenuh Tunggal
    Lemak ini dapat membantu menjaga kesehatan jantung dengan meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kolesterol jahat (LDL).

Sumbernya meliputi:
Kacang tanah, kacang mete, kacang almond

Alpukat

Minyak zaitun

Selai kacang

  1. Lemak Tak Jenuh Ganda (Omega-3 dan Omega-6)
    Keduanya penting untuk kesehatan jantung dan fungsi otak.

Omega-3 banyak terdapat pada: ikan salmon, makarel, sarden, dan kacang kenari

Omega-6 ditemukan dalam:
kacang kedelai, jagung, biji bunga matahari, biji wijen, dan kacang kenari

Baca Juga  Kapan Maulid Nabi 2024? Catat Tanggalnya!

Kementerian Kesehatan RI merekomendasikan konsumsi lemak sekitar 67 gram atau maksimal 5 sendok makan per hari.

Mengonsumsi lemak baik secara rutin dapat:

Menjaga kesehatan jantung

Mengurangi ketergantungan obat pada penderita rematik

Menurunkan risiko kanker

Memperlambat penurunan daya ingat dan risiko Alzheimer

Mendukung perkembangan otak dan penglihatan anak

Meski bermanfaat, konsumsi lemak tetap harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan.

Bila Anda memiliki penyakit tertentu, konsultasikan dengan dokter untuk menentukan jenis dan jumlah lemak yang sesuai kebutuhan tubuh Anda.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *