Yang menarik, menurut laporan Vogue Business (Oktober 2025), jumlah tagar #SupportRose dan #StopAsianHate meningkat 470% setelah insiden ini, menandakan gelombang solidaritas global terhadap representasi artis Asia di industri fashion.
Pelajaran dari Insiden Ini
Apa yang terjadi pada Rosé BLACKPINK korban rasisme di Eropa bukan sekadar soal cropping foto—tapi tentang bias sistemik dalam media global. Namun, yang lebih menginspirasi adalah respons elegan Rosé yang mengajarkan dunia:
“Anda bisa diam, tapi tetap bersinar. Anda bisa disingkirkan, tapi tetap menjadi pusat perhatian.”
Dengan satu unggahan, ia tidak hanya memperlihatkan cinta pada fashion, tapi juga kekuatan karakter seorang pemimpin generasi.***



