Dari sisi pendapatan, analis memperkirakan penjualan tiket BTS World Tour 2026-2027 berada di kisaran Rp15 triliun hingga Rp18 triliun. Sementara penjualan merchandise diproyeksikan menambah sekitar Rp5 triliun hingga Rp6 triliun.
Desain panggung 360 derajat disebut meningkatkan kapasitas kursi dan memaksimalkan potensi pendapatan BTS World Tour 2026-2027.
Dampak finansialnya akan sangat terasa bagi HYBE. Konsensus pasar memperkirakan pendapatan HYBE pada 2026 melonjak 47 persen menjadi sekitar Rp43 triliun, dengan laba operasional diproyeksikan mencapai Rp5,3 triliun—melonjak drastis dibanding Rp550 miliar pada 2025.
Selain BTS, artis lain di bawah HYBE seperti ENHYPEN dan TXT juga berkontribusi pada pemasukan.
Namun analis sepakat bahwa BTS World Tour 2026-2027 akan menjadi kontributor laba terbesar perusahaan setidaknya hingga kuartal kedua 2027.
Jika proyeksi ini terealisasi, potensi pendapatan BTS World Tour 2026-2022027 bukan hanya mencetak rekor baru di K-pop, tetapi juga memperkuat posisi BTS dalam peta industri musik global yang selama ini didominasi tur artis Barat.***



