Lifestyle

KH Hasyim Asy’ari Beberkan Bahaya Maulid Nabi yang Disertai Kemaksiatan


×

KH Hasyim Asy’ari Beberkan Bahaya Maulid Nabi yang Disertai Kemaksiatan


Sebarkan artikel ini
MUHAMMAD
Nabi Muhammad SAW.

KITAINDONESIASATU.COM – Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah amalan yang dianjurkan, karena berisi pembacaan salawat dan penghayatan perjalanan hidup Rasulullah. Namun, Hadratussyekh KH Muhammad Hasyim Asy’ari memberikan pesan tegas, yakni jangan sampai perayaan tersebut berubah menjadi ajang maksiat.

BACA JUGA: https://www.kitaindonesiasatu.com/lifestyle/gas-air-mata-memang-ampuh-bubarkan-massa-tapi-efeknya-bisa-bikin-syok/

BACA JUGA: https://www.kitaindonesiasatu.com/feature/berita-utama/kenapa-kpk-belum-tetapkan-tersangka-kasus-haji-ini-jawabannya/

Dalam kitab At-Tanbihat wal Wajibat Liman Yashna’ul Maulid bil Munkarat, Kiai Hasyim menulis,


“Jika perayaan Maulid Nabi mengandung kemungkaran dan kemaksiatan yang nyata, maka wajib ditinggalkan dan haram dilaksanakan.”

Kiai Hasyim menekankan, Maulid seharusnya membawa manfaat, bukan mudarat. Perayaan yang diisi hiburan berlebihan, kemungkaran, atau merendahkan syiar Islam justru menjadi dosa besar dan bisa mengantarkan pelakunya kepada su’ul khatimah.

Baca Juga  Libur Maulid Nabi Muhammad 70 Ribu Masyarakat Manfaatkan Kereta Cepat Whoosh

Bagi yang pernah terjerumus dalam perayaan Maulid yang tidak semestinya, bertaubatlah. Sebab, menurut Kiai Hasyim, jika perayaan dilakukan dengan niat meremehkan Rasulullah, maka itu termasuk perbuatan kufur.

Kiai Hasyim juga menegaskan, cara terbaik merayakan Maulid adalah dengan memperbanyak salawat, mengkaji sirah Nabi, bersedekah, dan menebar kebaikan. Itulah bentuk cinta sejati kepada Rasulullah SAW, bukan dengan perbuatan yang mendatangkan murka Allah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *