Lifestyle

Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-27: Meniti Jembatan Sirath Secepat Kilat

×

Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-27: Meniti Jembatan Sirath Secepat Kilat

Sebarkan artikel ini
Jemaah melaksanakan salat tarawih di masjid. (tiyo/KIS)
Jemaah melaksanakan salat di masjid. (tiyo/KIS)

KITAINDONESIASATU.COM – Umat Muslim di seluruh penjuru tanah air kini memasuki malam-malam paling sakral di penghujung Ramadan 1447 H. Pada Senin malam (16/3/2026), jemaah akan melaksanakan salat tarawih malam ke-27, sebuah waktu yang sangat dinantikan karena kuatnya keyakinan para ulama bahwa malam ini merupakan salah satu waktu terjadinya Lailatul Qadar.

Berdasarkan kitab Durratun Nasihin yang sering menjadi rujukan fadhilah ibadah, keutamaan salat tarawih pada malam ke-27 sangatlah istimewa. Disebutkan bahwa orang yang mendirikan salat tarawih di malam ini kelak akan melewati Sirathal Mustaqim secepat kilat yang menyambar.

“Pada malam ke-27, Allah SWT memberikan anugerah bagi hamba-Nya berupa kemudahan melewati jembatan sirath kelak di hari kiamat tanpa hambatan,” tulis pesan tausiyah dari kanal resmi Kemenag RI.

Amalan utama yang dilakukan pada salat tarawih malam ke-27 di antaranya, yakni: memperpanjang durasi berdiam diri di masjid dengan zikir dan doa, mengkhatamkan atau merenungkan ayat-ayat suci dan memperbanyak bacaan “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni”.

Keistimewaan malam ke-27 ini menjadi penyemangat bagi jemaah untuk tidak kendur meskipun fisik mulai lelah akibat aktivitas mudik. Mari manfaatkan momentum emas ini untuk meraih ampunan total sebelum fajar Syawal menyapa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *