Kadar gula darah yang terlalu tinggi akan “meluap” ke dalam urin.
Normalnya, ginjal menyerap kembali glukosa. Namun ketika jumlahnya melebihi kapasitas ginjal, tubuh terpaksa mengeluarkannya lewat urin.
Akibatnya, Anda akan buang air kecil terus-menerus, termasuk saat malam hari, yang berpotensi mengganggu kualitas tidur.
2. Penyembuhan Luka yang Melambat
Jika luka, goresan, atau memar membutuhkan waktu lama untuk sembuh, ini bisa menjadi tanda gula darah tinggi.
Kondisi ini sering dikaitkan dengan sirkulasi darah yang buruk.
Gula darah tinggi dalam jangka panjang menyebabkan pembuluh darah menyempit dan kaku.
Oksigen dan nutrisi pun sulit mencapai area yang rusak untuk proses pemulihan.
Di sisi lain, kelebihan gula juga melemahkan sistem imun. Sel darah putih bekerja kurang efisien, sehingga tubuh sulit melawan bakteri.
Risiko infeksi meningkat dan waktu penyembuhan pun semakin panjang.


