Banyak yang mengeluh sakit kepala di jam-jam akhir puasa Ramadan, terutama hari pertama. Gejala ini kerap terkait dengan “penarikan kafein” yang mulai muncul 12-24 jam setelah asupan terakhir.
Di sinilah efek kopi setelah berbuka puasa berperan: satu teguk kopi bisa meredakan gejala tersebut karena cara kerja kafein dan otak yang memblokir reseptor adenosin.
Yang dilakukan kopi
Lantas, apa sebenarnya yang dilakukan kopi pada “otak” Anda? Institute for Scientific Information on Coffee (ISIC) menjelaskan bahwa kafein dan otak berinteraksi melalui penghambatan reseptor adenosin, senyawa yang menumpuk seharian dan memicu rasa kantuk.
Inilah alasan mengapa efek kopi setelah berbuka puasa terasa seperti “reset” kewaspadaan instan, terutama setelah puasa Ramadan yang melelahkan.
Namun, tubuh bisa beradaptasi terhadap stimulasi kafein dan otak. Jeda tiba-tiba seperti saat puasa Ramadan justru membuat sistem saraf lebih sensitif.





