Data ini semakin menguatkan bahwa vegetarian cenderung tidak terkena 5 jenis kanker, sekaligus jadi alasan kuat untuk mempertimbangkan diet nabati sebagai strategi pencegahan kanker.
Dr Aurora Perez Cornago dari University of Oxford, pemimpin studi, menyebut temuan ini kabar baik bagi penganut diet nabati.
Ia menegaskan vegetarian cenderung tidak terkena 5 jenis kanker, beberapa di antaranya sangat umum, sehingga diet berbasis tumbuhan layak dipertimbangkan untuk mengurangi risiko kanker.
Diet vegetarian memberikan perlindungan umum, termasuk risiko lebih rendah untuk kanker kerongkongan tipe karsinoma sel skuamosa.
Namun, peneliti juga mencatat vegetarian cenderung tidak terkena 5 jenis kanker tertentu, sementara risiko lain mungkin tetap ada akibat kekurangan nutrisi seperti vitamin B dalam diet nabati yang tidak seimbang.
Menariknya, vegetarian justru memiliki risiko 40% lebih tinggi terkena kanker usus dibanding pemakan daging, kemungkinan karena asupan kalsium dan nutrisi rata-rata yang lebih rendah.

