KesehatanLifestyle

Tidur Siang Saat Ramadan: Sekadar Ngantuk atau Rahasia Jaga Energi Puasa?

×

Tidur Siang Saat Ramadan: Sekadar Ngantuk atau Rahasia Jaga Energi Puasa?

Sebarkan artikel ini
tidur siang
Ilustrasi tidur siang saat puasa Ramadan (Freepik)

Sleep inertia merupakan kondisi saat tubuh terasa lambat dan kurang responsif setelah bangun tidur. Dalam konteks tidur siang saat Ramadan, efek ini dapat diminimalkan dengan strategi sederhana, seperti paparan cahaya terang, peregangan ringan, atau membasuh wajah.

Waktu pelaksanaan juga berpengaruh. Durasi tidur siang ideal saat puasa sebaiknya ditempatkan pada periode penurunan kewaspadaan alami, biasanya di awal hingga pertengahan sore.

Tidur terlalu dekat dengan malam berpotensi mengganggu ritme tidur utama selama puasa Ramadan.

Dengan pengaturan yang tepat, tidur siang saat Ramadan dapat menjadi alat efektif untuk menjaga energi, memperbaiki suasana hati, dan mempertahankan performa harian.

Baca Juga  Acara SCTV Kamis, 1 Maret 2025, Program Sahur hingga FTV Primetime: Taubatnya Pedagang Parcel Buah Suntik

Kuncinya bukan sekadar tidur, tetapi memahami waktu dan durasi yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *