KITAINDONESIASATU.COM – Selama puasa Ramadan, perubahan pola makan dan waktu istirahat sering membuat tubuh terasa lebih cepat lelah.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan: apakah tidur siang saat Ramadan benar-benar membantu menjaga energi, atau justru memperburuk rasa lesu?
Sejumlah penelitian menunjukkan adanya manfaat tidur siang bagi mereka yang menjalani puasa Ramadan.
Dalam studi pada individu yang berpuasa, tidur siang berdurasi sekitar 40 menit dikaitkan dengan peningkatan kinerja fisik serta kemampuan kognitif, terutama pada tugas yang membutuhkan fokus.
Fenomena ini berkaitan dengan cara tubuh merespons kurang tidur. Saat jadwal istirahat malam berubah selama puasa Ramadan, otak mengalami akumulasi tekanan biologis.
Tidur siang saat Ramadan memberi kesempatan bagi sistem saraf untuk memulihkan kewaspadaan dan menstabilkan suasana hati.





