Tomat, bersama berbagai buah dan sayuran berwarna merah lainnya, kaya akan likopen, yaitu antioksidan kuat yang berfungsi melindungi sel-sel pada kelenjar prostat.
Dalam laporan Journal of Nutrition dari American Nutrition Association, disebutkan bahwa likopen—senyawa tanaman alami—dapat menghambat perkembangan masalah pada penderita hiperplasia prostat jinak.
Tak hanya itu, tomat juga mengandung flavonoid bernama quercetin. Sejumlah studi mengungkapkan bahwa quercetin dapat membantu meningkatkan kadar testosteron.
Likopen dan kanker
Antioksidan memiliki peran penting dalam melawan berbagai penyakit kronis, termasuk kanker. Likopen diketahui mampu membantu menghambat pertumbuhan beberapa tipe tumor, termasuk kanker prostat, dan bahkan dapat merangsang proses kematian sel kanker.
Riset menunjukkan bahwa konsumsi likopen tinggi berkaitan dengan penurunan risiko kanker prostat hingga 32–50 persen. Beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa zat ini dapat membantu mengaktifkan kematian sel kanker pada penderita kanker prostat.






