KITAINDONESIASATU.COM – Program skrining kesehatan nasional yang dicanangkan pemerintah mencatatkan capaian signifikan. Hingga saat ini, sebanyak 70 juta warga Indonesia tercatat telah memanfaatkan fasilitas cek kesehatan gratis yang disediakan di berbagai puskesmas dan fasilitas kesehatan tingkat pertama di seluruh tanah air.
Kesuksesan ini mendorong pemerintah untuk meningkatkan target jangkauan secara drastis pada tahun ini. Untuk periode 2026, pemerintah menargetkan sebanyak 136 juta warga dapat mengakses layanan ini guna mendeteksi dini berbagai penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung.
“Langkah preventif ini dinilai krusial untuk menurunkan angka kematian dini dan beban biaya pengobatan jangka panjang,” kata Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, kepada wartawan, saat pelaksanaan CKG komunitas Gojek di kawasan Kemang, Jaksel, Rabu 11 Februari 2026.
Ia pun memberikan apresiasi atas kolaborasi komunitas dalam mendukung program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan terus berupaya memperluas akses dengan mendigitalisasi sistem antrean dan pelaporan hasil skrining melalui platform kesehatan terpadu. Partisipasi masyarakat yang tinggi menjadi kunci utama keberhasilan transisi menuju sistem kesehatan yang lebih fokus pada pencegahan daripada pengobatan.
Masyarakat diimbau untuk segera mendatangi posyandu atau puskesmas terdekat hanya dengan membawa kartu identitas untuk mendapatkan layanan pemeriksaan dasar secara cuma-cuma. (*)





