2. Kebanyakan gula dan pemanis buatan
Sirup rasa sering menjadi jebakan. Beberapa sendok sirup dapat menyamai kandungan gula minuman ringan.
Mengurangi takaran pemanis dan menggantinya dengan kayu manis bisa membantu mempertahankan rasa tanpa lonjakan gula darah.
3. Memilih kopi kualitas rendah
Biji kopi non-organik berisiko mengandung residu pestisida. Jika dikonsumsi rutin, paparan zat ini bisa berdampak jangka panjang. Memilih kopi organik dan bersumber jelas dinilai lebih aman.
4. Minum kopi di waktu yang kurang tepat
Kafein dapat bertahan lama di dalam tubuh. Minum kopi sore atau malam hari berpotensi mengganggu kualitas tidur. Selain itu, kopi saat perut kosong dapat memicu iritasi lambung pada sebagian orang.
5. Mengabaikan cita rasa alami kopi
Banyak orang menutup karakter asli kopi dengan sirup berlebihan. Padahal, rempah seperti pala, kayu manis, atau bubuk kakao bisa memperkaya rasa sekaligus menambah antioksidan.
6. Tidak memanfaatkan tambahan sehat
Kopi bisa menjadi media untuk bahan fungsional seperti bubuk kakao murni, jamur fungsional, atau kolagen yang mendukung kesehatan kulit dan pemulihan tubuh.



