KITAINDONESIASATU.COM – Begitu memasuki usia 40-an, tubuh mulai mengalami penurunan kolagen sekitar 1% setiap tahun, berdampak pada kekencangan kulit dan kesehatan sendi. Kolagen bukan hanya penentu elastisitas kulit, tetapi juga berperan besar dalam mengurangi peradangan sendi.
Sayangnya, asupan gula tinggi dan gaya hidup buruk dapat mempercepat kerusakan kolagen sehingga banyak orang bergantung pada suplemen kolagen untuk mengimbanginya.
Padahal menurut ahli gizi, asupan melalui makanan jauh lebih efektif karena dibarengi nutrisi penting lainnya.
Ahli gizi Xiao Weilin melalui laman Facebook Nutrue – Nutritionist Cup Lid memaparkan bahwa sepertiga protein dalam tubuh memiliki komponen kolagen.
Kolagen ini tersebar di jaringan kulit dan tulang rawan sehingga berperan penting dalam menjaga massa otot, fleksibilitas kulit dan meredakan nyeri sendi.
Namun bertambahnya usia, paparan sinar matahari berlebihan dan konsumsi gula tinggi dapat mempercepat hilangnya kolagen.





