Ketidakseimbangan hormon ghrelin dan leptin akibat kurang tidur membuat rasa lapar sulit dikendalikan, sehingga memicu makan berlebihan, kenaikan berat badan, serta risiko obesitas dan diabetes tipe 2.
“Tidur kurang dari 7–9 jam yang dianjurkan setiap malam dapat memicu efek negatif di hampir seluruh aspek kehidupan,” tulis laporan itu.
Kurang tidur juga mempercepat penuaan sel, menghambat pemulihan jaringan otot, dan merusak kemampuan mengelola emosi serta hubungan sosial.
“Menjaga kualitas tidur adalah investasi penting bagi kesehatan jangka panjang,” tutupnya.***

